Masyarakat adat

Para perempuan Semende di Muara Dua Ulu Nasal kaur

Pelibatan Masyarakat Adat Menuju Pemilu

  AMAN BENGKULU – Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menyebutkan terdapat 1 juta masyarakat adat di seluruh Nusantara tidak mendapatkan hak pilih dalam pilkada, pemilu, dan pilpres mendatang. “Ada 1 juta masyarakat adat yang terancam tidak dapat hak pilih disebabkan oleh tak memiliki e-KTP, tinggal di wilayah taman nasional, perkebunan, serta menganut agama warisan leluhur […]

Pelibatan Masyarakat Adat Menuju Pemilu Read More »

Pelatihan Pengembangan Website dan Membangun Mekanisame Kerja INFOKOM

Pada tanggal 12 januari 2024,dilaksanakan Pelatihan Pengembangan WEBSITE terhadap perwakilan kader AMAN PB (Pengurus Besar) dan PD (Pengurus Daerah). Pelatihan tersebut dilaksanakan untuk mengembangkang kemampuan para kader AMAN terhadap Pekembangan Teknologi terkini. pelatihan tersebut sekalian mencari para-para kader berbakat dari berbagai daerah dan terus mengembangkan nya.

Pelatihan Pengembangan Website dan Membangun Mekanisame Kerja INFOKOM Read More »

Tradisi Kenduri Tebat Lembak, Media Dakwah Kultural

Bengkulu, Jumat 12 januari 2024,Tradisi Kenduri Tebat merupakan tradisi yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat Lembak. Tradisi ini dilaksanakan di akhir tahun masehi yang melibatkan sekitar 20 orang. Adapun unsur pelaksanaan dari tradisi yaitu tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemerintahan, serta masyarakat Lembak lainnya. Tradisi ini diawali dengan musyawarah, mempersiapkan sampan sebagai alat transportasi menuju

Tradisi Kenduri Tebat Lembak, Media Dakwah Kultural Read More »

Hak-Hak Masyarakat Adat Di Bengkulu Masih Tersisih

Hak tenurial atau status penguasaan dan akses atas hutan bagi 26 masyarakat adat di Provinsi Bengkulu masih semu. “Hak tenurial masyarakat adat masih semu, terbukti banyak masyarakat adat di Bengkulu tersingkir dari ruang kelola terhadap hutan.” Salah satu contoh yang terjadi  masyarakat adat Serawai Semidang Sakti di Kecamatan Talo Kecil Kabupaten Seluma yang kehilangan hak

Hak-Hak Masyarakat Adat Di Bengkulu Masih Tersisih Read More »

Menggagas Sekolah Alam di Teluk Sepang

MENGGAGAS SEKOLAH ALAM DI TELUK SEPANG 08/05/2018 AMAN Saat ini, dunia pendidikan formal di Indonesia masih fokus pemberian materi secara teori, kepada para anak didik, sedangkan pembekalan ilmu disertai praktiknya masih minim. Hal ini membuat siswa kesulitan menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku sekolah formal. Untuk itu, pendidikan di Indonesia memerlukan pendekatan yang baru, untuk

Menggagas Sekolah Alam di Teluk Sepang Read More »

Scroll to Top